04 Mei 2021

 

S I S T I M A T I K A  P E L A T I H A N

MAENPO MARGALUYU

Maenpo Margaluyu tidak mengenal tingkatan dalam olah jurusnya, dan tidak mengenal istilah guru besar. Senioritas secara otomatis akan terbentuk sendiri sesuai dengan pengalaman masing dalam implementasi sehari-hari. Dengan demikian tidak akan terjadi jarak antara pelatih dengan yang dilatih.

Pelatihan jurus-jurus Maenpo Margaluyu dilakukan secara privat/individu tidak dilakukan secara massal, karena diyakini bahwa kualitas optimal dapat diperoleh, sehingga kelak dikemudian hari pakem tata gerak jurus jurus Maenpo Margaluyu tetap terjaga kelestarianya. Tata gerak Jurus-jurus Maenpo Margaluyu dibagi tiga bagian:

Jurus Halusan dan Jurus Tikahan

Bersifat jurus  wajib ditempuh

Pelatihan jurus wajib meliputi pelajaran dasar Maenpo Margaluyu merupakan gerakan dasar yang harus dikuasai penghayat Maenpo Margaluyu. Gerakan dasar terdiri atas 5 (lima) bagian, yaitu: (1) 10 Jurus Halusan  dan 5 jurus Tikahan (2) Pancer,  (3) Tangtungan, (4) Pasangan/ Sambutan, (5) Susun Tempel. Nama-nama Jurus Halusan dan Tikahan:

Jurus   1    (Keupeul)            -     Jurus 10.2   (Tikahan 1) 

Jurus   2    (Teundeut)           -     Jurus 4.3    (Tikahan 2)

Jurus   3    (Jeblag)               -     Jurus 5.8    (Tikahan 3)

Jurus   4    (Beset)                -     Jurus 7.6    (Tikahan 4)

Jurus   5    (Giles)                 -     Jurus 9.6    (Tikahan 5)

Jurus   6    (Tamplok)          

Jurus   7    (Leliwatan)                                    

Jurus   8    (Colok)                                        

Jurus   9    (Patahan)

Jurus  10   (Angkat/Seuseup) 

Harkatan dilaksanakan setelah peserta pelatihan menyelesaikan jurus Halusan, diakhiri dengan jurus Tikahan yang merupakan penggabungan jurus Halusan. Harkatan itu sendiri hanya dilakukan satu kali saja, karena semua jurus Halusan merupakan ibu atau induk dari semua jurus jurus Maenpo Margaluyu. Harkatan atau wisuda bukanlah proses pemindahan ataupun transfer energi ataupun pengisian energi, karena keilmuan Maepo Margaluyu bukan berbasis pada ilmu ilmu hikmah yang dikenal saat ini. Harkatan itu sendiri adalah memohon kepada Allah SWT agar semua jurus jurus Maenpo Margaluyu dapat digunakan secara optimal dalam membela diri dan atau melindungi/menolong sesama umat.

Jurus Mahdi/Pancer dan Jurus Sahbandar

bersifat pilihan dalam arti tidak wajib tempuh

Pelatihan jurus Mahdi/Pancer dan jurus Sahbandar hanya diberikan kepada mereka yang sudah diharkat, karena sifatnya bukan jurus wajib, maka sistimatikanya bisa dilakukan kapan saja. Pelatihan jurus-jurus Mahdi/Pancer dan Sahbandar dimaksudkan untuk melatih olah rasa bagi penghayat Maenpo Margaluyu, agar yang bersangkutan dapat merasakan alir energi dari setiap jurus yang dipelajari, sehingga  dapat mengatur dan mengendalikan alir energi secara proposional dan efisien

Jurus Masaka (Mahdi-Sahbandar-Kari)

Bersifat khusus

Pelatihan jurus khusus Maenpo Margaluyu merupakan rangkaian gerakan jurus khusus yang harus dikuasai dan diimplemntasikan penghayat Maenpo Margaluyu. Jurus Masaka dan  Payung Rosul  dilatihkan sesuai dengan performance yang bersangkutan dalam kesempurnaan tata gerak jurus jurus yang telah ditempuh.  Pelatihan jurus Payung Rosul terbuka bagi siapa saja yang merasa telah siap secara mental dan fisik untuk mengikuti pelatihan jurus Payung Rasul. Pelatihan jurus Payung Rasul bersifat individu/perorangan,

Demikian Sistimatika Pelatihan Maenpo  Margaluyu merupakan dokumen terkendali, bersifat flexible yang bisa diupdate/disempurnakan untuk disesuaikan dengan perkembangan.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar